CjC Marketing Agency dan Italian Atelier Hadirkan Diskusi Industri serta Merek Vietnam, Tinh Mộc, ke IFFINA+ 2026

CjC Marketing Agency dan Italian Atelier Hadirkan Diskusi Industri serta Merek Vietnam, Tinh Mộc, ke IFFINA+ 2026

JAKARTA, Indonesia — Di balik partisipasi merek gaharu asal Vietnam, Tinh Mộc, dalam ajang IFFINA+ 2026, terdapat kolaborasi yang diinisiasi oleh Jasmine Chau dan Jennifer Nguyen dari CjC Marketing Agency serta Italian Atelier. Kolaborasi ini memadukan diskusi industri yang terkurasi dengan kesempatan untuk memperkenalkan warisan budaya Vietnam kepada audiens internasional.

Diselenggarakan di NICE PIK 2, Jakarta, pada 24 hingga 27 September 2026, IFFINA+ mempertemukan para profesional dan pelaku bisnis dari sektor furnitur, desain, dan industri terkait. Dalam acara tersebut, CjC Marketing Agency dan Italian Atelier hadir sebagai mitra konten untuk sesi diskusi panel bertajuk “The Branded Residence Blueprint” yang berlangsung pada 24 September.

Jasmine Chau, pendiri CjC Marketing Agency sekaligus Chief Marketing Officer di Italian Atelier, bergerak di bidang pemasaran, pengalaman merek (brand experience), kemitraan strategis, dan jejaring bisnis yang terkurasi. Bersama Jennifer Nguyen, ia turut mengembangkan dan mengoordinasikan inisiatif ini, menghubungkan para pemangku kepentingan industri serta membuka peluang bagi sebuah merek asal Vietnam untuk berbagi kisahnya di luar pasar domestik.

CjC Marketing Agency berfokus pada pemasaran, penyelenggaraan acara industri yang terkurasi, jejaring bisnis, dan kemitraan strategis. Sementara itu, Italian Atelier memadukan minat dalam bidang kemewahan, desain, gaya hidup, dan pengalaman merek. Pendekatan keduanya yang saling melengkapi berpusat pada penciptaan hubungan yang relevan antara merek, profesional, dan audiens melalui kolaborasi yang dirancang dengan cermat.

Sesi diskusi panel ini dipandu oleh Satria Wei, Managing Director Hotelivate Indonesia, selaku moderator, dengan menghadirkan empat profesional dari sektor perhotelan dan real estat: Iva Anggraeni, Deputy Director of Product & Technical Services di The Ascott Limited; Regawa Paramasiddi, Senior Associate Director di Cushman & Wakefield; Christin Castillo, Principal di HBA Indonesia; serta Pamudji Soebagio Slamet, Director of Development di Wyndham Hotels & Resorts.

Selain membahas kolaborasi dalam pengembangan hunian bermerek (branded residence), inisiatif ini juga menjadi wadah bagi merek asal Vietnam untuk memperkenalkan narasi yang unik—sebuah kisah yang berakar pada warisan budaya negara tersebut.

Tinh Mộc berpartisipasi sebagai sponsor cendera mata dalam sesi panel 

Dengan menghadirkan produk-produknya bagi para tamu sebagai bentuk sambutan hangat dari Vietnam. Perannya dikhususkan untuk sesi diskusi panel tersebut, bukan untuk pameran IFFINA+ secara keseluruhan.

Inti dari identitas Tinh Mộc adalah gaharu—sebuah resin berharga yang terbentuk di dalam pohon Aquilaria sebagai respons terhadap kerusakan, dan sangat dihargai karena aromanya yang khas. Kisahnya lekat dengan kegigihan para pencari gaharu yang berani menjelajahi hutan serta lingkungan alam yang menantang demi menemukan material langka ini.

Berangkat dari warisan tersebut, Tinh Mộc berupaya mendekatkan gaharu kepada generasi muda, sembari memadukan unsur budaya dan sejarah Vietnam ke dalam produk serta kemasan yang kontemporer. Melalui cendera mata yang dihadirkan di IFFINA+ 2026, jenama ini memberikan kesempatan bagi para tamu internasional untuk mengenal sebagian dari budaya Vietnam lewat aroma gaharu.

Kolaborasi ini mencerminkan pendekatan yang lebih luas dalam keterlibatan jenama: menciptakan peluang agar produk tidak hanya dipahami melalui atribut fisiknya saja, tetapi juga melalui kisah, tradisi, dan nilai-nilai budaya yang melatarbelakanginya.

Bagi CjC Marketing Agency dan Italian Atelier, inisiatif ini menunjukkan bagaimana platform industri yang terkurasi dapat menghubungkan komunitas profesional dengan narasi jenama yang unik. Bagi Tinh Mộc, partisipasinya sebagai sponsor cendera mata untuk sesi diskusi tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan warisan gaharu Vietnam kepada audiens internasional di Indonesia.

Dengan memadukan jejaring industri dan penuturan kisah budaya, inisiatif yang digagas oleh Jasmine Chau dan Jennifer Nguyen ini menyoroti bagaimana kolaborasi dapat membantu jenama lokal membawa kisah mereka ke dalam percakapan regional yang lebih luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *